Call of Duty: Modern Warfare – Just Another Reboot?

Call of Duty: Modern Warfare - Just Another Reboot?

Dalam acara E3 2019, Infinity Ward mengumumkan tentang penanaman Modern Warfare, entri Agen Poker terbaru dalam seri Call of Duty (COD). Jika diperhatikan, judulnya sangat mirip dengan game rilis 2007, yaitu Call of Duty 4: Modern Warfare. Apa alasan pengembang menggunakan judul yang serupa? Apakah Call of Duty: Modern Warfare hanya berfungsi sebagai reboot, atau apakah itu memiliki arti lain?

MENGUBAH ULANG TRILOGI PERANGKAT MODERN

Game ini adalah versi konsep ulang COD4, sebagai bagian pertama dari trilogi Modern Warfare. Infinity Ward sengaja menggunakan judul yang sama, untuk membangkitkan kejayaan waralaba yang telah dinamai di antara penggemar, sebagai seri COD terbaik. Melalui rilis Modern Warfare 2019 ini, pengembang mencoba menampilkan judul pertamanya dalam seri, dengan skenario pertempuran yang lebih aktual.

KEMBALI KE AKAR

Dalam Call of Duty: Modern Warfare, pemain tidak akan menemukan hal-hal futuristik seperti robot, exoskeleton bertenaga, dan sebagainya. Entri terbaru dalam seri COD sedang mengatur waktu sekarang, dengan nuansa peperangan yang merujuk pada realitas saat ini. Game ini juga menghadirkan kembali permainan pemain tunggal yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar, sebuah fitur yang dihilangkan di Black Ops 4. Pengembang berjanji mereka akan menampilkan kisah menarik untuk disimak.

PENGEMBALIAN HARGA KAPTEN

Proyek terbaru Infinity Ward kembali menghadirkan Captain Price, salah satu karakter ikonik dari seri Call of Duty. Pemilik kumis khas ini terlihat di trailer yang dipamerkan oleh pengembang, di acara E3 2019 kemarin. Dengan kembalinya sang kapten, pecinta COD berharap Infinity Ward akan menampilkan berbagai karakter populer lainnya. Misalnya, Gaz memainkan peran penting dalam Modern Warfare pertama, dan John “Soap” MacTavish.

DUKUNGAN PENGGANDA DAN PEMAIN LINTAS

Seperti ketiga pendahulunya, Call of Duty: Modern Warfare kembali menyertakan multipemain ke dalam permainan. Menariknya, game ini akan menjadi entri pertama dalam waralaba COD yang menghadirkan fitur cross-play! Dengan begitu, pemain yang menggunakan platform PC, PlayStation 4, dan Xbox One, dapat bergabung dalam sesi permainan yang sama. Sayangnya, tidak ada pernyataan resmi dari Infinity Ward, mengenai bagaimana fitur cross-play bekerja di game baru mereka.

TANPA ZOMBI, TIDAK ADA KHAWATIR

Zombies adalah salah satu mode permainan di Call of Duty, yang cukup populer di kalangan penggemar. Bagi pecinta mode game, ada berita buruk dari proyek game terbaru Infinity Ward. Jacob Minkoff, Direktur Kampanye Gameplay untuk Modern Warfare 2019, menyebutkan bahwa game tidak akan menyertakan mode Zombies. Alasannya adalah karena tim pengembang ingin membuat FPS realistis, dan sangat mirip dengan medan perang di dunia nyata saat ini.

ISI KONTROVERSIAL

Baru pada layar, Call of Duty: Modern Warfare telah menuai kontroversi! Alasannya, demo game yang dipamerkan oleh Infinity Ward di acara E3 2019, menampilkan sejumlah konten yang dianggap tidak pantas. Mulai dari kehadiran anak-anak yang terlibat dalam peperangan, hingga munculnya potensi kekerasan terhadap warga sipil. Pihak pengembang sendiri yakin, bahwa mereka akan memasukkan berbagai hal yang dianggap mengganggu permainan.

Harap perhatikan bahwa ini bukan pertama kalinya untuk game Call of Duty, untuk menampilkan konten yang memicu kontroversi. Dalam Modern Warfare 2, misalnya, ada misi “No Rusia” yang telah dikritik oleh berbagai pihak. Karena, dalam misi tersebut gamer berpartisipasi dalam penembakan warga sipil, yang berada di Bandara Internasional Zakhaev.

Dengan Activision sebagai penerbit, Call of Duty: Modern Warfare dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 25 Oktober. Nantinya, game akan tersedia di platform PC, PlayStation 4, dan Xbox One. [Cholid Alid]

Be the first to comment on "Call of Duty: Modern Warfare – Just Another Reboot?"

Leave a comment

Your email address will not be published.


*